Ferrosilikon yang disediakan oleh produsen ferrosilikon dapat dibagi menjadi blok ferrosilikon, partikel ferrosilikon, dan bubuk ferrosilikon, yang dapat dibagi menjadi merek berbeda sesuai dengan rasio kandungan yang berbeda. Ketika pengguna menerapkan ferrosilicon, mereka dapat membeli ferrosilicon yang sesuai dengan kebutuhan sebenarnya. Namun apapun ferosilikon yang dibeli, dalam pembuatan baja, ferrosilikon harus digunakan dengan benar demi kualitas baja tersebut. Selanjutnya produsen ferrosilicon akan memberi tahu Anda tentang dosis dan penggunaan ferrosilicon.
Dosis ferrosilicon: Ferrosilicon adalah paduan yang komponen utamanya adalah silikon dan besi. Kandungan silikon umumnya di atas 70%. Jumlah ferrosilikon yang digunakan tergantung pada kebutuhan spesifik dan persyaratan pembuatan baja. Secara umum, jumlah yang digunakan dalam pembuatan baja sangat kecil, biasanya berkisar antara puluhan hingga ratusan kilogram per ton baja.
Penggunaan ferrosilicon: Ferrosilicon terutama digunakan untuk mengatur kandungan silikon dalam baja cair dan sebagai deoxidizer. Selama proses pembuatan baja, ferrosilikon dapat bereaksi dengan oksigen dalam baja cair untuk menghasilkan silika, sehingga melakukan deoksidasi, mengurangi kandungan oksigen dalam baja cair, dan meningkatkan kemurnian baja cair. Pada saat yang sama, unsur silikon dalam ferrosilikon juga dapat memadukan baja cair dan meningkatkan kinerja baja.
Faktanya, dosis dan penggunaan ferrosilicon pada pembuatan baja tidak tetap dan dapat disesuaikan dengan kondisi sebenarnya. Alasan utama penambahan ferrosilikon dalam proses pembuatan baja adalah karena ferrosilikon dapat mengatur komposisi paduan dan melakukan deoksidasi.
Waktu posting: 23 Juli-2024